Perkembangan Masyarakat dan Budaya



BAB I
PENDAHULUAN

Seperti yang kita ketahui, perkembangan budaya indonesia salalu saja naik dan turun. Pada awalnya, indonesia sangat banyak mempunyai peninggalan budaya dari nenek moyang kita terdahulu, hal seperti itulah yang harus dibanggakan oleh penduduk indonesia sendiri, tetapi sekarang-sekarang ini budaya indonesia agak menurun dari sosialisasi penduduk kini telah banyak yang melupakan apa itu budaya Indonesia. Semakin majunya arus globalisasi rasa cinta terhadap budaya semakin berkurang, dan ini sangat berdampak tidak baik bagi masyarakat asli Indonesia. Terlalu banyaknya kehidupan asing yang masuk ke Indonesia, masyarakat kini telah berkembang menjadi masyarakat modern.. namun akhir-akhir ini indonesia semakin gencar membudidayakan sebagian budaya indonesia, buktinya, masyarakat luar lebih mengenal budaya indonesia dibandingkan masyarakat indonesia.


BAB II
PEMBAHASAN


DAMPAK KEBUDAYAAN ASING TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor,yakni antara lain:
1.      Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll
2.      Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3.      Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4.      Faktor Psikologis : Penyakit syaraf, aliran sesat, dsb

A.   Pengertian Budaya
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Kebudayaan dapat digolongkan atas dua komponen utama:
·      Kebudayaan material
Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret.
·      Kebudayaan nonmaterial
Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian tradisional.

B.     Pengaruh dan Dampak Budaya Asing di Indonesia
Masuknya kebudayaan asing merupakan salah satu faktor yang membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat di Indonesia. Kebudayaan tersebut yaitu Kebudayaan Dongson, Kebudayaan Bacson-Hoabich, Kebudayaan Sa Huynh, dan Kebudayaan India. Kebudayaan Dongson, Kebudayaan Bacson-Hoabich, Kebudayaan Sa Huynh terdapat di daerah Vietnam bagian Utara dan Selatan.
Indonesia, untuk jaman sekarang, sudah mengalami perubahan kebudayaan yang membawa pengaruh bagi budaya Indonesia. Perubahan budaya yang terjadi di dalam masyarakat tradisional, yakni perubahan dari masyarakat tertutup menjadi masyarakat yang lebih terbuka, dari nilai-nilai yang bersifat homogen menuju pluralisme nilai dan norma social merupakan salh satu dampak dari adanya globalisasi. Ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah dunia secara mendasar. Komunikasi dan sarana transportasi internasional telah menghilangkan batas-batas budaya setiap bangsa. Kebudayaan setiap bangsa cenderung mengarah kepada globalisasi dan menjadi peradaban dunia sehingga melibatkan manusia secara menyeluruh.
Di saat yang lain dengan teknologi informasi yang semakin canggih seperti saat ini, kita disuguhi oleh banyak alternatif tawaran hiburan dan informasi yang lebih beragam, yang mungkin lebih menarik jika dibandingkan dengan kesenian tradisional kita. Dengan parabola masyarakat bisa menyaksikan berbagai tayangan hiburan yang bersifat mendunia yang berasal dari berbagai belahan bumi. Kondisi yang demikian mau tidak mau membuat semakin tersisihnya kesenian tradisional Indonesia dari kehidupan masyarakat Indonesia yang sarat akan pemaknaan dalam masyarakat Indonesia. Misalnya saja bentuk-bentuk ekspresi kesenian etnis Indonesia, baik yang rakyat maupun istana, selalu berkaitan erat dengan perilaku ritual masyarakat pertanian. Dengan datangnya perubahan sosial yang hadir sebagai akibat proses industrialisasi dan sistem ekonomi pasar, dan globalisasi informasi, maka kesenian kita pun mulai bergeser ke arah kesenian yang berdimensi komersial. Kesenian-kesenian yang bersifat ritual mulai tersingkir dan kehilangan fungsinya. Sekalipun demikian, bukan berarti semua kesenian tradisional kita lenyap begitu saja. Ada berbagai kesenian yang masih menunjukkan eksistensinya, bahkan secara kreatif terus berkembang tanpa harus tertindas proses modernisasi. Pesatnya laju teknologi informasi atau teknologi komunikasi telah menjadi sarana difusi budaya yang ampuh, sekaligus juga alternatif pilihan hiburan yang lebih beragam bagi masyarakat luas. Akibatnya masyarakat tidak tertarik lagi menikmati berbagai seni pertunjukan tradisional yang sebelumnya akrab dengan kehidupan mereka. Misalnya saja kesenian tradisional wayang orang Bharata, yang terdapat di Gedung Wayang Orang Bharata Jakarta kini tampak sepi seolah-olah tak ada pengunjungnya. Hal ini sangat disayangkan mengingat wayang merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional Indonesia yang sarat dan kaya akan pesan-pesan moral, dan merupakan salah satu agen penanaman nilai-nilai moral yang baik, menurut saya.

Jadi, dengan adanya budaya barat atau budaya asing di Indonesia, dapat membawa dampak bagi Indonesia. Dampak masuknya budaya asing antara lain :

  • terjadi perubahan kebudayaan
  • pembauran kebudayaan
  • modernisasi
  • keguncangan budaya
  • penetrasi budaya
  • memperkaya keberagaman budaya
  • melemahnya nilai-nilai budaya bangsa

Dampak tersebut membawa pengaruh besar bagi Indonesia, bagi dari segi postif, maupun negatif. Indonesia, masih terlalu lemah dalam menyaring budaya yang baik di ambil dengan yang tidak, maka kita semua sebagai warga Indonesia wajib membanggakan apa saja yang sudah menjadi budaya kita sendiri, jangan sampai melupakan budaya lama, dengan sudah menemukan budaya baru.

C.     Upaya Melestarikan Budaya Indonesia dengan tetap membawa Budaya Asing
Kebudayaan lokal Indonesia yang sangat beranekaragam menjadi suatu kebanggaan sekaligus tantangan untuk mempertahankan serta mewarisi kepada generasi selanjutnya. Budaya lokal Indonesia sangat membanggakan karena memiliki keanekaragaman yang sangat bervariasi serta memiliki keunikan tersendiri. Seiring berkembangnya zaman, menimbulkan perubahan pola hidup masyakat yang lebih modern. Akibatnya, masyarakat lebih memilih kebudayaan baru yang mungkin dinilai lebih praktis dibandingkan dengan budaya lokal.
Banyak faktor yang menyebabkan budaya lokal dilupakan dimasa sekarang ini, misalnya masuknya budaya asing. Masuknya budaya asing ke suatu negara sebenarnya merupakan hal yang wajar, asalkan budaya tersebut sesuai dengan kepribadian bangsa. Namun pada kenyataannya budaya asing mulai mendominasi sehingga budaya lokal mulai dilupakan.
Faktor lain yang menjadi masalah adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya peranan budaya lokal. Budaya lokal adalah identitas bangsa. Sebagai identitas bangsa, budaya lokal harus terus dijaga keaslian maupun kepemilikannya agar tidak dapat diakui oleh negara lain. Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan budaya asing masuk asalkan sesuai dengan kepribadian negara karena suatu negara juga membutuhkan input-input dari negara lain yang akan berpengaruh terhadap perkembangan di negaranya.



BAB III
KESIMPULAN

Bahwa masyarakat indonesia sendiri kurang memperhatikan bagian dari budaya indonesia. dan diharapkan untuk masyarakat indonesia lebih memperhatikan bagian dari peninggalan budaya indonesia. dan sekarang akan diupayakan oleh pemerintah agar mendidik anak-anak muda untuk perduli terhadap hal tersebut, dan lebih mengenalkan dari dini sikap akan pentingnya pengetahuan budaya indonesia.
Dampak masuknya budaya asing tersebut membawa pengaruh besar bagi Indonesia, bagi dari segi postif, maupun negatif. Indonesia, masih terlalu lemah dalam menyaring budaya yang baik di ambil dengan yang tidak, maka kita semua sebagai warga Indonesia wajib membanggakan apa saja yang sudah menjadi budaya kita sendiri, jangan sampai melupakan budaya lama, dengan sudah menemukan budaya baru.




DAFTAR PUSTAKA


http://blogsyurika.blogspot.com/2010/05/perkembangan-budaya-indonesia-dan.html

Lembar Kerja Penyusunan RPP Kurikulum Nasional (Kurnas)



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SatuanPendidikan
:
: SMK Al – Ihya Selajambe Kuningan
Kelas/Semester
:
: XI / Semester 1
Mata Pelajaran
:
: Rancang Bangun Jaringan
AlokasiWaktu
:
: 4 JP (4x45 Menit)

A.   Kompetensi Inti
1.    Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.    Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin,tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3.    Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan  metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah
4.    Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak  terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

B.   Kompetensi Dasar dan Indikator
                      2.1.  Memahami nilai-nilai keimanan dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya
                      2.2.  Mendeskripsikan kebesaran Tuhan yang menciptakan berbagai sumber energi di alam
                      2.3.  Mengamalkan nilai-nilai keimanan sesuai dengan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari Indikator
                      2.1.  Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam
                      2.2.  Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan
                      3.2.  Memahami penyambungan internet  melalui  ISP
3.2.1     Menjelaskan pengiriman informasi melalui internet
3.2.2     Mengemukakan peralatan pada pusat operasi jaringan
3.2.3     Menjelaskan konektor dan kabel
3.2.4     Mencontohkan kabel pasangan terjalin (twisted pair)

                      4.2.  Menyajikan penyambungan internet  melalui  ISP
4.2.1     Mengimplementasikan pengiriman informasi melalui internet
4.2.2     Menerapkan peralatan pada pusat operasi jaringan
4.2.3     Menerapkan konektor dan kabel
4.2.4     Mengimplementasikan kabel pasangan terjalin (twisted pair)

C.   Tujuan Pembelajaran
1.     Melalui pengamatan peserta didik mampu menjelaskan pengiriman informasi melalui internet dengan percaya diri dan bertanggung jawab
2.     Melalui diskusi peserta didik mampu mengemukakan peralatan pada pusat operasi jaringan dengan percaya diri dan bertanggung jawab
3.     Melalui diskusi  peserta didik mampu menjelaskan konektor dan kabel dengan percaya diri dan bertanggung jawab
4.     Melalui pengamatan peserta didik mampu mencontohkan kabel pasangan terjalin (twisted pair) dengan percaya diri dan bertanggung jawab
5.     Melalui demonstrasi peserta didik mampu mengimplementasikan pengiriman informasi percaya diri dan bertanggung jawab
6.     Melalui praktek peserta didik mampu menerapkan peralatan pada pusat operasi jaringan dengan percaya diri dan bertanggung jawab
7.     Melalui praktek peserta didik mampu menerapkan konektor dan kabel dengan percaya diri dan bertanggung jawab
8.     Melalui praktek peserta didik mampu mengimplementasikan kabel pasangan tejalin (twisted pair) dengan percaya diri dan bertanggung jawab

D.   Materi Pembelajaran
1.    Pengiriman  informasi melalui Internet
2.    Peralatan pada pusat operasi jaringan
3.    Konektor dan kabel
4.    Kabel pasangan terjalin (twisted pair)

E.    Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran
·           Pendekatan              : Saintifik
·           Model Pembelajaran  : Inquiry
·           Metode                             : Paparan, Diskusi, Tanya Jawab, dan terbimbing 

F.    Alat, Bahan, Media, dan Sumber Belajar
·           Alat                        : Modem, Switch, Router, dan Akses Point
·           Bahan                    : Kabel UTP dan Konektor Rj 45
·           Media                     : LCD Projektor, Laptop, dan Bahan Tayang
·           Sumber Belajar         : Buku dan Internet



G.   Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Pendahuluan
Orientasi, motivasi dan apersepsi
·      Ketua kelas memimpin do’a pada saat pembelajaran akan dimulai
·      Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang harus dicapai peserta didik baik berbentuk pengetahuan maupun keterampilan
·      Menjelaskan pendekatan dan model pembelajaran yang digunakan serta metodanya
15 Menit
Kegiatan Inti
1.  Orientasi masalah
Guru menayangkan video pengiriman informasi melalui internet , peralatan pada pusat operasi jaringan, dan konektor dan kabel
Peserta didik memperhatikan video pengiriman informasi melalui internet, peralatan pada pusat operasi jaringan, dan konektor dan kabel
Peserta didik bertanya kepada dirinya, teman atau gurunya berkaitan pengiriman informasi melalui internet , peralatan pada pusat operasi jaringan, dan konektor dan kabel
2.  Pengumpulan data dan verifikasi
Guru mendorong peserta didik untuk mengumpulkan informasi tentang konektor dan kabel serta kabel pasangan terjalin (twisted pair)
Peserta didik secara kelompok berdiskusi membahas tentang konektor dan kabel serta kabel pasangan terjalin (twisted pair)
Peserta didik secara individu menggali informasi tentang pengiriman informasi melalui internet, peralatan pada pusat operasi jaringan, konektor dan kabel, serta kabel terjalin (twiested pair)
Peserta didik berdiskusi memverifikasi pengiriman informasi tentang pengiriman informasi melalui internet, peralatan pada pusat operasi jaringan, konektor dan kabel, serta kabel terjalin (twiested pair)
3.  Pengumpulan data melalui eksperimen/mencoba
Guru menugaskan kepada peserta didik untuk bereksperimen pengiriman informasi melalui internet dan peralatan pada pusat jaringan operasi
Peserta didik melakukan eksperimen pengiriman informasi melalui internet dan peralatan pada pusat jaringan operasi
Peserta didik memberikan pendapat berkaitan dengan bereksperimen pengiriman informasi melalui internet dan peralatan pada pusat jaringan operasi
4.  Pengorganisasian dan formulasi eksplanasi
Guru menugaskan revisi pengiriman informasi tentang pengiriman informasi melalui internet, peralatan pada pusat operasi jaringan, konektor dan kabel, serta kabel terjalin (twiested pair
Peserta didik merevisi pengiriman informasi tentang pengiriman informasi melalui internet, peralatan pada pusat operasi jaringan, konektor dan kabel, serta kabel terjalin (twiested pair)
Peserta didik mempresentasikan/ memaparkan hasil pengiriman informasi tentang pengiriman informasi melalui internet, peralatan pada pusat operasi jaringan, konektor dan kabel, serta kabel terjalin (twiested pair)
Peserta didik memberi masukan
Peserta didik menerima masukan
5.  Analisis proses inquiry
Guru menugaskan peserta didik untuk menyempurnakan hasil pengiriman informasi tentang pengiriman informasi melalui internet, peralatan pada pusat operasi jaringan, konektor dan kabel, serta kabel terjalin (twiested pair)
Peserta didik menyimpulkan pengiriman informasi tentang pengiriman informasi melalui internet, peralatan pada pusat operasi jaringan, konektor dan kabel, serta kabel terjalin (twiested pair)
Peserta didik mensimulasikan pengiriman informasi tentang pengiriman informasi melalui internet, peralatan pada pusat operasi jaringan, konektor dan kabel, serta kabel terjalin (twiested pair)

135 Menit
Penutup
Rangkuman, refleksi, tes, dan tindak lanjut
·       Peserta didik menanyakan hal-hal yang masih ragu dan melaksanakan evaluasi
·       Guru membantu peserta didik untuk menjelaskan hal-hal yang diragukan sehingga informasi menjadi benar dan tidak terjadi kesalah pahaman terhadap materi.
·       Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis dengan waktu maksimal 20 menit, dan seluruh peserta didik mengerjakan tes tertulis.
·       Guru memberi tugas tindak lanjut untuk pertemuan selanjutnya
·       Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan untuk tetap belajar dan diakhiri dengan do’a yang dipimpin oleh ketua kelas
30 Menit


H.   Penilaian Hasil Belajar
1.  Penilaian Ranah Sikap
a.  Instrumen Penilaian

LEMBAR PENILAIAN ASPEK SIKAP

NO
NAMA SISWA
RASA INGIN TAHU
(1-4)
CERMAT
(1-4)
TELITI
(1-4)
TEKUN
(1-4)
PERCAYA DIRI
(1-4)
TANGGUNG JAWAB
(1-4)
NILAI AKHIR




























b.  Rubrik Penilaian
Peserta didik memperoleh skor:
4 = jika empat indikator terlihat
3 = jika tiga indikator terlihat
2 = jika dua indikator terlihat
1 = jika satu indikator terlihat

Indikator Penilaian Sikap:

Rasa Ingin Tahu
1)  Antusias mencari jawaban
2)  Perhatian pada obyek yang diamati
3)  Antusias pada proses Sains
4)  Menanyakan setiap langkah kegiatan

Cermat
1)  Mengerjakan tugas dengan hati-hati
2)  Berhati-hati dalam melaksanakan tugas
3)  Tidak terburu-buru dalam melaksanakan tugas
4)  Berusaha untuk mencari titik permasalahan jika terjadi error

Teliti
1) Mengerjakan tugas dengan teliti
2) Berhati-hati dalam melaksanakan tugas
3) Tidak terburu-buru dalam melaksanakan tugas
4) Berusaha untuk mencari titik permasalahan jika terjadi error

Tekun
1)  Menyukai tantangan
2)  Giat dalam mengerjakan tugas dan belajar
3)  Pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan
4)  Berusaha menjadi lebih baik

Percaya Diri
1)  Mampu melakukan presentasi di depan umum
2)  Mengemukakan pendapat
3)  Berani bertanya
4)  Menjawab pertanyaan

Tanggung Jawab
1)  Pelaksanaan tugas piket secara teratur
2)  Peran serta aktif dalam kegiatan diskusi kelompok
3)  Mengajukan usul pemecahan masalah
4)  Mengerjakan tugas sesuai yang ditugaskan

Nilai akhir sikap diperoleh berdasarkan modus (skor yang sering muncul) dari keempat aspek sikap di atas.

Kategori nilai sikap:
Sangat baik :         apabila memperoleh nilai akhir 4
Baik           :         apabila memperoleh nilai akhir 3
Cukup         :         apabila memperoleh nilai akhir 2
Kurang        :         apabila memperoleh nilai akhir 1

2.  Ranah Pengetahuan
·      Kisi-kisi soal
·      Soal
·      Kunci jawaban
·      Rubrik/kriteria
·      Indikator
·      Pengolahan Nilai

Kisi-Kisi dan Soal

Kompetensi Dasar
Indikator
Indikator Soal
Jenis Soal
Soal
3.2   Memahami penyambungan internet  melalui  ISP

3.2.1  Menjelaskan pengiriman informasi melalui internet


3.2.2  Mengemukakan peralatan pada pusat operasi jaringan


3.2.3  Menjelaskan konektor dan kabel


3.2.4  Mencontohkan kabel pasangan terjalin (twisted pair)
1.  Siswa dapat menjelaskan pengiriman informasi melalui internet


2.  Siswa dapat mengemukakan peralatan pada pusat operasi jaringan


3.  Siswa dapat menjelaskan konektor dan kabel

4.  Siswa dapat mencontohkan kabel pasangan terjalin (twisted pair)
Tes Tertulis
1.  Jelaskan proses pengiriman informasi melalui internet !



2.  Sebutkan peralatan yang digunakan pada pusat operasi jaringan ISP !
3.  Tuliskan perbedaan antara router dan switch !

4.  Sebutkan jenis-jenis kabel dan konektor !


5.  Sebutkan urutan warna kabel terjalin (twisted pair) straight!


Kunci Jawaban Soal
1.   Proses pengiriman informasi melalui internet
Jawabannya :
Pertama-tama, komputer akan mengirim pak data yang dibungkus oleh TCP. TCP bekerja pada transport layer pada OSI model. Fungsi dari TCP sendiri adalah untuk pengiriman data secara conection oriented, mencegah duplikasi data, congestion control dan flow control. Lalu data diberikan header oleh tiap header yang digunakan.
Kendaraan berisi informasi kemudian pergi ke keluar menelusuri jalan menuju alamat yang dituju. Dalam pengiriman informasi media kabel ini karena hanya ada satu jalur yang tersedia maka tiap computer akan menggunakannya secara bergantian untuk mencegah collision data. Oleh karena itu ada sebuah fungsi yang digunakan untuk mendengarkan saluran, sehingga perangkat akan menunggu saluran sampai kosong sebelum informasi dikirim.

2.   Peralatan pada pusat operasi jaringan
Jawabannya :
·      Modem adsl
·      Cisco Router / PC Router
·      Switch
·      Akses Point
3.   Router : menghubungkan antara 2 atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari jaringan satu ke jaringan yang lain.
Switch  : menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam jaringan yang sama
4.   Jenis-jenis kabel dan konektor
Jawabannya :
Kabel :
·      Coaxial
·      Fiber Optik
·      Twisted Pair (UTP dan STP)
·      Konektor
·      RJ45
·      BNC

5.   Urutan warna kabel terjalin (twisted pair)
Urutan Ujung A
1.   Putih Orange
2.   Orange
3.   Putih Hijau
4.   Biru
5.   Putih Biru
6.   Hijau
7.   Putih Coklat
8.   Coklat


Urutan Ujung B
1.   Putih Orange
2.   Orange
3.   Putih Hijau
4.   Biru
5.   Putih Biru
6.   Hijau
7.   Putih Coklat
8.   Coklat

Rubrik penilaian pengetahuan
NO
NAMA
SISWA/KELOMPOK
SKOR SETIAP NO SOAL
NILAI
NO 1
NO 2
NO 3
NO 4
NO 5
1







2







3








Indikator penilaian pengetahuan
1.    Proses pengiriman informasi melalui internet
a.    Jika menjawab secara lengkap penjelasannya skor 4
b.    Jika menjawab secara kurang lengkap penjelasannya skor 3
c.    Jika menjawab tidak lengkap penjelasannya skor 2
d.    Jika tidak menjawab penjelasannya skor 1
2.    Peralatan pada pusat operasi jaringan
a.      Jika menjawab 4 peralatan dengan benar skor 4
b.     Jika menjawab 3 peralatan dengan benar skor 3
c.      Jika menjawab 2 peralatan dengan benar skor 2
d.      Jika menjawab 1 peralatan dengan benar skor 1
3.    Perbedaan router dan switch
a.      Jika 4 kata kunci terjawab
b.      Jika 3 kata kunci terjawab
c.      Jika 2 kata kunci terjawab
d.      Jika 1 kata kunci terjawab
4.    Jenis-jenis kabel dan konektor
a.      Jika menjawab 3 jenis kabel dan 2 jenis konektor skor 4
b.     Jika menjawab 2 jenis kabel dan 2 jenis konektor skor 3
c.      Jika menjawab 2 jenis kabel dan 1 jenis konektor skor 2
d.      Jika menjawab 1 jenis kabel dan 1 jenis konektor skor 1
5.    Urutan warna kabel terjalin (twisted pair) straight !
a.   Jika menjawab 8 urutan warna dengan benar skor 4
b.   Jika menjawab 6 urutan warna dengan benar skor 3
c.   Jika menjawab 4 urutan warna dengan benar skor 2
d.   Jika menjawab 2 urutan warna dengan benar skor 1




                                                                Jumlah skor yang diperoleh
Rumus pengolahan nilai adalah : Nilai =                                     x 4 =……….
                                                                 Jumlah skor maksimal

3.  Penilaian Ranah Keterampilan
KD 4.2 Menyajikan penyambungan internet  melalui  ISP
Indikator pencapaian kompetensi
4.2.1.       Mengimplementasikan pengiriman informasi melalui internet
4.2.2.       Menerapkan peralatan pada pusat operasi jaringan
4.2.3.       Menerapkan konektor dan kabel
4.2.4.       Mengimplementasikan kabel pasangan terjalin (twisted pair)

NO
NAMA SISWA
Kabel UTP Straight
Kabel UTP Cross
1
2
3
4
1
2
3
4






























Indikator penilaian keterampilan
1.    Kabel UTP Straight
-            Jika indikator lampu 1-8 menyala untuk konektor A sama dengan B sesuai dengan standar
-            Kabel pembungkus masuk kedalam konektor
-            Semua tembaga kabel utp terlihat dari depan konektor
2.    Kabel UTP Cross
-          Jika indikator lampu 1-8 menyala untuk konektor A silang dengan B sesuai dengan standar
-          Kabel pembungkus masuk kedalam konektor
-          Semua tembaga kabel utp terlihat dari depan konektor

            Jumlah skor yang diperoleh
 Nilai =                                          x 4 =     
            Jumlah skor maksimal

Keterangan
4 = Jika 3 indikator dilakukan
3 = Jika 2 indikator dilakukan
2 = Jika 1 indikator dilakukan
1 = Jika tidak ada indikator dilakukan



Mengetahui,
Kepala Sekolah




Nurul Iman H.A, S.Ag.,M.Si
NIP. -

Guru Mata Pelajaran




Sri Kartika, S.Pd.I
NIP. -